Jurnal Perkuliahan Pengetahuan Lingkungan
Air
Air merupakan salah satu sumber daya alam yang memiliki fungsi sangat penting bagi hidup dan kehidupan seluruh makhluk hidup, termasuk manusia. Air adalah asal muasal dari segala macam bentuk kehidupan di planet bumi ini. Dari air bermula kehidupan dan karena air peradaban tumbuh dan berkembang. Tanpa air, berbagai proses kehidupan tidak dapat berlangsung sehingga penyediaan air baku untuk kebutuhan domestik, irigasi, dan industri menjadi menjadi perhatian dan prioritas utama.
Manfaat air bagi tubuh :
1. Melarutkan nutrisi
2. Mendistribusikan nutrisi ke sel - sel
3. Mengatur suhu tumbuh
4. Meningkatkan daya ingat otak
5. Membantu menghindari penumpukan lemak
1. Melarutkan nutrisi
2. Mendistribusikan nutrisi ke sel - sel
3. Mengatur suhu tumbuh
4. Meningkatkan daya ingat otak
5. Membantu menghindari penumpukan lemak
Siklus Hidrologi
Siklus air atau siklus hidrologi adalah sirkulasi air yang tidak pernah berhenti dari atmosfer ke bumi dan kembali ke atmosfer melalui proses kondensasi, presipitasi, evaporasi dan transpirasi. Pemanasan air laut oleh sinar matahari merupakan kunci proses siklus hidrologi tersebut dapat berjalan secara terus menerus.
Tahapan Siklus Hidrologi
➤ Tahap penguapan
-Evaporasi
-Transpirasi
-Evapotranspirasi
-Sublimasi
-Transpirasi
-Evapotranspirasi
-Sublimasi
➤ Tahap kondensasi
➤ Tahap adveksi
➤ Tahap presipitasi
➤ Tahap run off
➤ Tahap infiltrasi
Macam Macam Siklus Hidrologi
-Siklus pendek
-Siklus sedang
-Siklus panjang
Surface Water ( Air di Permukaan)
Air permukaan adalah setiap badan air (kumpulan air) di atas tanah, termasuk sungai, sungai, danau, lahan basah, waduk, dan sungai. Laut, meski air asin, juga dianggap air permukaan. Air permukaan berpartisipasi dalam siklus hidrologi, atau siklus air, yang melibatkan pergerakan air ke dan dari permukaan bumi. Tetapi penguapan dan rembesan air ke dalam tanah menyebabkan air yang berada di permukaan berukurang.
Jenis Jenis Air Permukaan
-Sungai
Sungai merupakan air tawar yang mempunyai aliran di mana sumber nya ada di daratan dan bermuara ke laut, atau danau
-Danau
Danau adalah badan air yang berukuran besar dan luas dikelingi oleh tanah
-Rawa
Rawa-rawa merupakan daratan rendah yang digenangi oleh air yang umumnya terdapat di daerah dataran rendah dan di tepian pantai
-Laut
Laut adalah air yang memiliki rasa asin dan terdapat dalam jumlah yang luas sekali serta menggenangi hampir 2/3 wilayah permukaan bumi, adapun laut yang sangat luas sekali disebut samudera, dimana untuk seluruh permukaan aliran air yang berada di daratan akan bermuara di laut karena laut merupakan wilayah yang paling rendah di permukaan bumi.
Manfaat Air Permukaan
1. Untuk kebutuhan sehari-hari
2. Pembangkit listrik
3. irigasi dan rekreasi
4. Bididaya ikan
5. Sebagai media transportasi
6. Tempat olahraga
Hal yang Dapat Kita Lakukan Untuk Menghemat Penggunaan Air
1. Mandi lebih cepat.
2. Memperbaiki kebocoran pipa air dengan cepat.
3. Mencuci mobil, piring, dan pakaian seefisien mungkin
4. Menggunakan peralatan konservasi air, seperti shower bervolume rendah dan mesin pencuci piring yang efisien dapat mengurangi konsumsi air dengan sangat baik.
5. Mengurangi penggunaan air menyiram tanaman.
Apa itu G20 ?
G20 adalah forum kerja sama multilateral yang terdiri dari 19 negara utama dan Uni Eropa (EU). G20 merepresentasikan lebih dari 60% populasi bumi, 75% perdagangan global, dan 80% PDB dunia. Anggota G20 terdiri dari Afrika Selatan, Amerika Serikat, Arab Saudi, Argentina, Australia, Brasil, India, Indonesia, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Kanada, Meksiko, Republik Korea, Rusia, Perancis, Cina, Turki, dan Uni Eropa.
G20 dibentuk pada tahun 1999 atas inisiasi anggota G7. G20 merangkul negara maju dan berkembang untuk bersama-sama mengatasi krisis, utamanya yang melanda Asia, Rusia, dan Amerika Latin. Tujuan G20 adalah mewujudkan pertumbuhan global yang kuat, berkelanjutan, seimbang, dan inklusif.
Para pemimpin negara-negara anggota Forum, G20 telah menyepakati deklarasi bersama dalam pertemuan puncak atau Konfrensi Tingkat Tinggi (KTT) Presidensi G20 Indonesia yang diselenggarakan di Bali, 15-16 November 2022. Dalam konferensi pers yang disampaikan Presiden Jokowi, Rabu petang, disampaikan pula bahwa beberapa komitmen pendanaan untuk pengembangan transisi energi di Indonesia disepakati dalam forum G20 ini. "Kemudian juga Energy Transition Mechanism, khususnya untuk Indonesia, memperoleh komitmen dari Just Energy Transistion Partnership (JETP) sebesar 20 miliar USD," ungkap Presiden Jokowi.
Untuk diketahui, Deklarasi Bali mencatatkan 52 poin kesepakatan kepala negara G20 guna mendorong pencapaian tujuan masyarakat dunia melalui peningkatan upaya dan komitmen di berbagai sektor. Dari 52 poin tersebut, ada 2 poin khusus terkait sektor energi, di mana para Pemimpin G20 menyepakati untuk mempercepat dan memastikan transisi energi yang berkelanjutan, adil, terjangkau, dan investasi inklusif. Bali Compact dan Peta Jalan Transisi Energi Bali juga disepakati menjadi panduan untuk mencari solusi mencapai stabilitas pasar energi, transparansi, dan keterjangkauan. Berikut isi deklarasi terkait sektor energi:
"Kami bertemu pada saat krisis iklim dan energi, di tengah tantangan geopolitik. Kita juga sedang mengalami volatilitas harga dan pasar energi serta gangguan dalam pasokan energi. Kami menggarisbawahi urgensi untuk mengubah dan mendiversifikasi sistem energi dengan cepat, ketangguhan dan keamanan energi serta stabilitas pasar, dengan mempercepat dan memastikan transisi energi yang berkelanjutan, adil, terjangkau, dan investasi inklusif. Kami menekankan pentingnya memastikan bahwa permintaan energi global diimbangi oleh pasokan energi yang terjangkau," demikian paragraph yang mengawali poin ke 11 dokumen Deklarasi Bali.
"Kami menegaskan kembali komitmen kami untuk mencapai Net Zero Emission gas rumah kaca/netralitas karbon pada sekitar pertengahan abad, sambil mempertimbangkan perkembangan ilmiah terbaru dan keadaan nasional yang berbeda. Kami meminta dukungan berkelanjutan untuk negara-negara berkembang, terutama di negara-negara yang paling rentan, terutama dalam menyediakan akses ke kapasitas energi yang terjangkau, andal, berkelanjutan, dan modern, teknologi terbaru yang terjangkau dalam domain publik, kerja sama teknologi saling menguntungkan, dan pembiayaan aksi mitigasi di sektor energi," lanjut poin yang sama.
Di poin selanjutnya (12) disebutkan, "Kami menegaskan kembali komitmen kami untuk mencapai target Sustainable Development Goals (SDG) 7 dan berupaya menutup kesenjangan energi akses dan untuk memberantas kemiskinan energi. Menyadari peran kepemimpinan kami, dan dipandu oleh Bali Compact dan Peta Jalan Transisi Energi Bali, kami berkomitmen untuk mencari solusi dalam mencapai stabilitas pasar energi, transparansi, dan keterjangkauan. Kami akan mempercepat transisi dan mencapai tujuan iklim kita dengan memperkuat rantai pasokan energi dan keamanan energi, dan diversifikasi bauran dan sistem energi."
Masih di poin yang sama, dipaparkan langkah-langkah kongkrit, peta jalan yang akan dilakukan negara-negara G20 menuju NZE. "Kami akan dengan cepat meningkatkan penyebaran pembangkit listrik nol dan rendah emisi, termasuk energi terbarukan, langkah-langkah untuk meningkatkan efisiensi energi, teknologi pengurangan dan penghilangan GRK, dengan mempertimbangkan keadaan nasional. Kami sadar akan pentingnya mempercepat pengembangan, penyebaran teknologi, dan penerapan kebijakan transisi menuju sistem energi rendah emisi, termasuk dengan dengan cepat meningkatkan penyebaran pembangkit listrik bersih, termasuk energi terbarukan, langkah-langkah efisiensi energi, termasuk upaya pensiun dini tenaga batu bara, sejalan dengan kondisi dan berdasarkan kebutuhan nasional untuk mendukung transisi yang adil." (KO)
Referensi
https://youtu.be/BSU4mfLct9s
https://migas.esdm.go.id/post/read/pemimpin-negara-g20-sepakati-deklarasi-bali-ini-poin-penting-kesepakatan-sektor-energi
Komentar
Posting Komentar